Senin, 25 April 2016

Rabu, 20 April 2016

Rabu, 08 April 2015

Kelompok Manusia

Kelompok Manusia

Manusia, merupakan makhluk sosial yang mana memenuhi kebutuhan dengan salaing berketergantungan satu sama lain. Hal tersebut dilakukan dalam rangka uuntuk mempertahankan status hidup manusia. Tidak jauh berbeda dengan makhluk lain yang ada di dunia ini, terutama hewan. Hewan juga merupakan contoh dasar makhluk hidup yang menunjukkan adanya kelompok sosial dengan perbedaannya kelompok mereka memiliki struktur yang lebih sederhana dibanding dengan kelompok sosial manusia.

Dalam status hubungan sosial yang terdapat dalam kelompok manusia memiliki struktuk yang sangat komplek. Struktur komplek dari kelompok manusia terbentuk dari keinginan manusia itu sendiri. Keinginan manusia yang timbul dalam membentuk kelompoknya merupakan kebenaran mutlak. Kebenaran mutlak tersebut dengan sadar dianggap sesuatu yang benar. Sedangkan keinginan membentuk kelompok kebenaran mutlak tanpa sadar juga sering dianggap sesuatu yang salah.

Kebenaran mutlak manusia terhadap keinginan membentuk kelompok yang berbeda antara satu dan yang lainnya diakibatkan oleh adanya paham dan nilai-nilai yang dianut oleh manusia. Perbedaan tentang keinginan ini muncul akibat paham manusia yang mempengaruhi pola berpikir manusia. Pola pikir manusia sering kali dipengaruhi oleh ilusi atau anggapan manusia terhadap sesuatu yang manusia hadapi didasarkan oleh paham dan nilai yang dianut manusia sebelumnya. Saling mempengaruhi juga merupakan salah satu bentuk pola yang masuk dalam paham manusia.

Pola-pola paham serta nilai akan kebenaran mutlak dalam pembentukan kelompok manusia membentuk struktur yang kadang sangat komplek dan selalu beruah-ubah. Perubahan-perubahan yang terjadi mencakup banyak aspek. Aspek-aspek perubahan kelompok manusia didasari dari keadaan sadar dan atau tidak sadar dari manusia di dalamnya. Keadaan sadar dan atau tidak sadar ini merupakan penyebab timbulnya anggapan atau pandangan berbeda tentang kebenaran mutlak. Perbedaan ini secara dinamis menyesuaikan dengan keadaan yang sedang, akan, atau dan telah berlaku juga mencakup perumpaan akan situasi yang ada.

Perbedaan yang muncul pada saat pembentukan kelompok manusia sulit uuntuk dikenali oleh manusia itu sendiri. Pengenalan ini bersifat tidak pasti tergantung dari layer manusia mana yang ditentukan. Selain layer manusia, hal lain yang berpengaruh juga merupakan pola pikir dari sudut pandang keadaan.

Perbedaan saat pembentukan kelompok manusia secara sederhana digambarkan sebagai hal-hal yang yang ada dan terjadi setiap saat. Hal-hal yang terjadi setiap saat seperti persamaan dan perbedaan. Persamaan dan perbedaan merupakan dasar dari pembentukan kelompok manusia. Karena aspek dasar inilah yang juga berlaku pada pembentukan kelompok secara universal.

Aspek dasar pembentuk kelompok sosial sering kali tidak diakui oleh kelompok manusia itu sendiri. Tidak diakui aspek ini dipengaruhi dari kesadaran dan atau ketidaksadaran manusia sebelumnya.

Contoh cerita:

Disatu kelas dalam suatu sekolah sedang mengadakan jam olahraga, mereka dengan semangat mengikuti jam olahraga yang mana akan dilakukan pengamilan nilai.
Setelah kegiatan pengambilan nilai berakhir siswa-siswi tersebut masih belum diperkenankan memasuki ruang kelas dikarenakan batas waktu jam olahraga belum berakhir.
Siswas-siswi tersebut pun beristirahat dilapangan. Mereka beristirahat dan bercengkrama bersama teman mereka. Terlihatlah ada yang berteduh di bawah pohon, ada yang bercerita di lapangan, dan lain-lain.

Dimulailah bercerita suatu siswa-siswi di dekat pohon.
Siswa A: “apakah kamu tahu bahwa film 'x' akan keluar seri terarunya? Aku tadi malam mengetahuinya dari suatu group internet.”
Siswa B: “aku tidak tahu, dan aku sebenarnya lebih suka film 'y' jadi aku kurang mengikuti berita film 'x'.”

Lalu terdengarlah pembicaraan siswi yang ada dibelakang siswa tadi.
Siswi A: “lihat kelas kita sangat kentara perpecahannya.”.
Siswi B: “iya, banyak yang membat kerumunan mereka sendiri”

Siswa pun langsung menyambung pemaparan siswi tersebut.
Siswa A: “bukan begitu, mereka hanya sedang istirahat biasa. Habis olahraga pasti lelah”
Siswa B: “itu merupakan suatu hal yang wajar kalau mereka membentuk keruman mereka sendiri,
karena secara sadar dan atau tidak sadar siswa-siswi akan berkerumun dengan siswa-
siswi yang memiliki hobi pembicaraan, minat, atau kiat hidup yang sama. Seperti
contohnya kamu suka film 'x' maka kamu akan berkerumun dengan orang yang juga
menyukainya di internet, sedangkan aku menyukai film 'y' maka aku akan tidak
berkerumun dengan orang di internet yang menyukai film 'x' tapi akan berkerumun
dengan orang yang menyukai film 'y' juga”

Lalu setelah mendengar tanggapan siswa maka para siswi itu pun lalu pergi dari daerah tersebut tanpa memberikan tambahan apapun.






Simpan materi dalam bentuk file:

Download Teori Kelompok Manusia.pdf 

Jumat, 06 Maret 2015

Peluang Usaha: Berjualan Alat Komunikasi Terkini dan Aksesorisnya

ABSTRAK


    Kemajuan teknologi yang saat ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi telah banyak merambah ke berbagai bidang terutama bidang komunikasi. Kemajuan di bidang perkomunikasian merupakan salah satu ciri bahwa teknologi juga telah berkembang. Hal tersebut dikarenakan kehidupan manusia sebagai pelaku pengguna teknologi tidak lepas dari apa yang disebut komunikasi.

    Perkembangan alat komunikasi yang saat ini ada membuat alat komunikasi memiliki fungsi yang sudah jauh bila hanya disebut alat komunikasi dikarenakan banyaknya fitur yang disematkan. Oleh karena itu maka keberagaman perlengkapan dan aksesoris yang menyertainya pun semakin banyak dan beragam ditambah kebutuhan akan alat tersebut juga kini tidak dapat dipungkiri lagi.

    Sebut saja kini Smartphone, fassilitas yang sebelumnya tidak pernah ada di dalam alat komunikasi kini telah tersemat secara langsung di dalamnya. Hal tersebut menimbulkan kebutuhan baru yang sebelumnya tidak dibutuhkan sama sekali  yang membuat peeuang usaha kita semakin lebar.

    Dengan perkembangan teknologi yang selalu berkembang bahkan di setiap kuarter tahunannya, maka semakin banyak pula model-model smartphone baru yang digelontorkan oleh vendor-vendor penjual yang semakin memuat smartphone menjadi seperti gaya hidup.

    Gaya hiduup model baru inilah yang menjadi celah bisnis kita untuk masuk dan ikut berkutat di dalamnya dengan segala bentuk gelombang baru model smartphone dan aksesorisnya serta pangsa pasar yang terus bertambah dan berkembang menjadikannya kekuatan poros baru dalam perekonomian.

    Tidak sedikit yang juga ikut berkutat di dalamnya menjadikan bisnis ini juga memiliki banyak pesaing. Tingkah nakal para distributor pun tak luput ikut memainkan pasar. Para penjual barang kopian yang tidak bermaksud baik pun masuk dalam bisnis yang memilki banyak pangsa pasar ini.


ISI


    Samartphone andalah salah satu modia teknologi yang paling cepat perkambangngannya. Dalam beberapa tahun belakangan, perkembangan smartphone telah mengalami lompatan yang luar biasa dalam aspek apa pun. Terutama aspek hardware, berbagai pabrikan ponsel pintar di seluruh dunia juga telah berhasil melangkah begitu jauh. Bila dianalogikan, maka perkembangan teknologi secara keseluruhan sungguh sangat sulit untuk dibayangkan.

    Smartphone merupakan sebuah inovasi baru dalam dunia teknologi komunikasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Bagi beberapa kalangan, smartphone dijadikan sebagai asisten dimana data-data penting untuk perihal bisnis dapat disimpan serta dapat menjadi pengingat bagi pengguna untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan selanjutnya. Selain itu, melalui fitur untuk mengakses internet, smartphone memungkinkan pengguna  untuk menjadikannya sebagai media hiburan, chatting, email, atau bahkan media sosial yang pada akhirnya berujung menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat.

    Smartphone menjadi kebutuhan utama di samping pangan, sandang dan papan. Pesatnya pertumbuhan smartphone menjadi fenomena yang tidak bisa dihindari, karena masyarakat membutuhkan informasi dan dipakai juga untuk mengakses internet.

    Seperti diketahui, saat ini pengguna feature phone masih lebih besar ketimbang smartphone. Hampir 30 persen pengguna smartphone, tahun ini (naik) 35 persen. Sehingga, bisa dipastikan lebih dari separuh total pengguna telefon genggam di Indonesia, masih menggunakan feature phone.
   
    Pertama, dimana kita akan membuka counter jual beli handphone tersebut? Jika kita membuka di pinggir jalan maka perlakuannya berbeda dengan kita membuka di mall. Tidak selamanya membuka counter handphone di pinggir jalan segmentasinya kalangan menengah ke bawah. Meskipun pada umumnya begitu. Dan jika kita membuka counter handphone itu di mall maka lihatlah denga cermat peluang mana yang akan menjadikan counter kita berbeda dari counter lain.

    Kedua, diferensiasi seperti apa yang kita pilih?! Diferensiasi itu baiknya jangan ke harga, tapi ke sisi lainnya saja. Kenapa jangan bersaing di harga jual? Karena jika kita mati-matian bersaing dari sisi harga, ketika kita ingin menaikkan harga jual untuk menaikkan keuntungan akan susah sekali. Karena kita sudah dicap sebagai counter handphone yang murah, lalu biasanya kita akan takut untuk memberikan pelayanan lebih, keuntungan akan habis oleh aspek pelayanan kita. Kalau habis, buat apa kita berbisnis?! justru keuntunganlah yang menjadi tujuan dalam berbisnis. Aspek diferensiasi yang kita pilih misalkan pada pelayanan kita. Jika di counter lain garansi untuk handphone second itu adalah 1 minggu , maka di counter kita misalkan 2 minggu.

    Ketiga, lengkapilah counter handphone kita. Misalkan kita pun melayani penjualan pulsa dan agen pulsa. Lalu counter handphone kita pun menyediakan aksesoris handphone. Selanjutnya jika memungkinkan rekrutlah karyawan yang bisa memperbaiki handphone, maka kita bisa juga melayani service handphone. Fungsi kita jual pulsa adalah untuk meramaikan counter handphone kita. Fungsi kita menyediakan aksesoris adalah jika kita membeli handphone yang tidak lengkap handsfreenya, kabel datanya, baterenya sudah lowbat, atapun casingnya perlu diganti maka kita tak perlu repot-repot mencari, dan kita bisa mendapatkannya dengan harga grosir. Fungsi kita mempunyai karyawan yang bisa memperbaiki handphone adalah saat handphone yang kita beli ada kerusakan tertentu, kita bisa menentukan harga beli yang pas. Karena tahu tambahan modal yang diperlukan agar handphone itu bisa berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat


SOURCES


http://technomu.blogspot.com/2012/11/perkembangan-teknologi-smartphone-di.html
http://techno.okezone.com/read/2014/05/13/57/984293/di-indonesia-smartphone-sudah-menjadi-kebutuhan-utama
http://blog.dealharga.com/fakta-ponsel-sudah-menjadi-kebutuhan-primer/

Download Peluang Usaha: Berjualan Alat Komunikasi Terkini dan Aksesoris